News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Palestina Diakui PBB, Bagaimana Dengan Amerika Serikat?

Minggu, 02 Desember 2012

 Jambi, Media Informasi Online -Palestina Diakui PBB,  "65 tahun Palestina berjuang, salah satu perjuangan sudah terwujudkan Palestina negara pemantau walau bukan anggota PBB," Melalui perjuangan panjang , lama dan berdarah-darah, entah sudah berapa ribu nyawa orang Palestina melayang secara syahid menjadi tumbal perjuangan negaranya yang berbuah manis dari sisi diplomatik karena Kamis 29 Nopember 2012 Melalui Sidang Majlis Umum PBB di New York, Amerika Serikat.. Akhirnya Negara Palestina Diakui PBB
Palestina Diakui PBB
Palestina Diakui PBB

Palestina Diakui PBB, Wakil Tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Muhammad Khazaei menilai diakuinya Palestina oleh Sidang Umum PBB menunjukkan bahwa masyarakat internasional lebih menyadari ketertindasan bangsa Palestina.

Khazaei di markas PBB di New York (30/11) mengatakan, "Pada masa voting kami menyaksikan ketika perwakilan Palestina berpidato para hadirin menyambut pernyataannya dengan tepuk tangan riuh bersemangat, akan tetapi ketika perwakilan dari rezim Zionis berpidato, ruang sidang senyap dan hanya segelintir hadirin yang bertepuk tangan."

Dikatakannya, persetujuan terhadap keanggotaan Palestina ini yang pasti menunjukkan dukungan opini dunia terhadap masalah Palestina.  
sepertinya Tak rela Atas keputusan PBB Yang memberikan Status `negara peninjau kepada Palestina. Negeri Paman Sam memperingatkan keputusan PBB ITU Akan menciptakan hambatan-hambatan PADA perdamaian ANTARA Palestina Dan Israel.

"Resolusi Hari Ini disesalkan Dan Kontra-produktif Yang dapat menimbulkan hambatan-hambatan lebih JAUH Dalam, Menuju perdamaian," kata Duta Besar AS untuk PBB, Susan Rice Dalam, Sidang Majelis UMUM PBB Penghasilan kena pajak keputusan bersejarah ITU, seperti dinukil AFP.

Berbicara secara terpisah di Washington, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, mengecam keputusan ITU. Hillary mengatakan, "Peningkatan Status Palestina Akan menimbulkan hambatan-hambatan lebih JAUH Dalam, Menuju perdamaian."

AS Dan Israel termasuk di ANTARA hanya Sembilan `negara Yang menentang dukungan internasional hanya, BAGI Satu resolusi Yang memberikan Palestina statusnya` negara non-anggota PBB di. Kedua `negara sekutu ITU berpendapat jalan BAGI terbentuknya` negara Palestina harus melalui perundingan perdamaian Langsung.

Beras menganggap resolusi ITU tidak Punya arti penting, hanya simbolis. "Pengumuman-Pengumuman Hari Ini Akan segera pudar Dan rakyat Palestina Akan bangun Besok menemukan kehidupan mereka tidak banyak berubah, kecuali Prospek-Prospek Bahasa Dari Satu perdamaian menurun."

"Resolusi inisial tidak Akan membentuk Satu` negara Palestina, "katanya mengulangi pidato Dubes AS untuk Israel sebelumnya.

"Keputusan Hari Ini hendaknya tidak disalah artikan oleh siapapun dapat memenuhi syarat keanggotaan PBB BAGI.


 Sumber : Dari Berbagai Media Online

Jangan asal copy paste, baca aturanya Disini Post By Afif Kurniawan Sinuhaji  
Gabung Di Forum Diskusindo
 TV Online

Palestina Diakui PBB, Bagaimana Dengan Amerika Serikat?

 Jambi, Media Informasi Online -Palestina Diakui PBB,  "65 tahun Palestina berjuang, salah satu perjuangan sudah terwujudkan Palestina negara pemantau walau bukan anggota PBB," Melalui perjuangan panjang , lama dan berdarah-darah, entah sudah berapa ribu nyawa orang Palestina melayang secara syahid menjadi tumbal perjuangan negaranya yang berbuah manis dari sisi diplomatik karena Kamis 29 Nopember 2012 Melalui Sidang Majlis Umum PBB di New York, Amerika Serikat.. Akhirnya Negara Palestina Diakui PBB
Palestina Diakui PBB
Palestina Diakui PBB

Palestina Diakui PBB, Wakil Tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Muhammad Khazaei menilai diakuinya Palestina oleh Sidang Umum PBB menunjukkan bahwa masyarakat internasional lebih menyadari ketertindasan bangsa Palestina.

Khazaei di markas PBB di New York (30/11) mengatakan, "Pada masa voting kami menyaksikan ketika perwakilan Palestina berpidato para hadirin menyambut pernyataannya dengan tepuk tangan riuh bersemangat, akan tetapi ketika perwakilan dari rezim Zionis berpidato, ruang sidang senyap dan hanya segelintir hadirin yang bertepuk tangan."

Dikatakannya, persetujuan terhadap keanggotaan Palestina ini yang pasti menunjukkan dukungan opini dunia terhadap masalah Palestina.  
sepertinya Tak rela Atas keputusan PBB Yang memberikan Status `negara peninjau kepada Palestina. Negeri Paman Sam memperingatkan keputusan PBB ITU Akan menciptakan hambatan-hambatan PADA perdamaian ANTARA Palestina Dan Israel.

"Resolusi Hari Ini disesalkan Dan Kontra-produktif Yang dapat menimbulkan hambatan-hambatan lebih JAUH Dalam, Menuju perdamaian," kata Duta Besar AS untuk PBB, Susan Rice Dalam, Sidang Majelis UMUM PBB Penghasilan kena pajak keputusan bersejarah ITU, seperti dinukil AFP.

Berbicara secara terpisah di Washington, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, mengecam keputusan ITU. Hillary mengatakan, "Peningkatan Status Palestina Akan menimbulkan hambatan-hambatan lebih JAUH Dalam, Menuju perdamaian."

AS Dan Israel termasuk di ANTARA hanya Sembilan `negara Yang menentang dukungan internasional hanya, BAGI Satu resolusi Yang memberikan Palestina statusnya` negara non-anggota PBB di. Kedua `negara sekutu ITU berpendapat jalan BAGI terbentuknya` negara Palestina harus melalui perundingan perdamaian Langsung.

Beras menganggap resolusi ITU tidak Punya arti penting, hanya simbolis. "Pengumuman-Pengumuman Hari Ini Akan segera pudar Dan rakyat Palestina Akan bangun Besok menemukan kehidupan mereka tidak banyak berubah, kecuali Prospek-Prospek Bahasa Dari Satu perdamaian menurun."

"Resolusi inisial tidak Akan membentuk Satu` negara Palestina, "katanya mengulangi pidato Dubes AS untuk Israel sebelumnya.

"Keputusan Hari Ini hendaknya tidak disalah artikan oleh siapapun dapat memenuhi syarat keanggotaan PBB BAGI.


 Sumber : Dari Berbagai Media Online

Jangan asal copy paste, baca aturanya Disini Post By Afif Kurniawan Sinuhaji  
Gabung Di Forum Diskusindo
 TV Online

Sejarah Baru dari Bocah Pengungsi

Senin, 02 Januari 2012


Teeboy Kamara (dua dari kanan) bersama keluarganya.(foto:Theaustralian)
Teeboy Kamara (dua dari kanan) bersama keluarganya.(foto:Theaustralian)

SYDNEY – 9 tahun lalu, Teeboy Kamara dibawa lari oleh keluarganya keluar dari Liberia menuju Australia karena perang. Kini bocah pengungsi itu menemukan jati dirinya, dan siap mencatatkan namanya di buku sejarah sepakbola Australia.

Kamara pemuda 15 tahun itu, bisa menjadi pemain termuda yang berlaga di A-League Australia saat Adelaide United menghandapi Gold Coast United nanti malam. Kamara akan tercatat merumput di liga tertinggi Australia itu saat usianya tepat 15 tahun 212 hari.

Rekor pemain termuda sebelumnya dipegang James Virgili, yang bermain saat berusia 16 tahun 180 hari ketika debut bersama Newcastle Jets pada 2009.

“Debut saat melawan Gold Coast United, membuat saya sangat bahagia. Mudah-mudahan saya bisa bermain,” kata Kamara seperti dikutip Theaustralian, Jumat (16/12/2011).

Pelatih Adelaide Rini Coolen nampaknya ingin perubahan besar dalam timnya, setelah memetik hasil kurang memuaskan di awal musim karena baru memetik 10 poin dari 10 laga yang membut mereka terpuruk di posisi sembilan.

Kamara dinilai memiliki talenta yang menjanjikan untuk bisa mengubah situasi ini. Dan Rini Coolen secara mengejutkan meminta Kamara masuk dalam skuadnya.

“Di luar masalah umurnya, saya kira secara fisik dia mampu, dia menunjukkannya di saat latihan dengan para senior, visinya cukup matang, sederhana, dia sangat cepat dan tahu apa yang harus dilakukan,” kata Rini.Berita yang mengejutkan ini membuat Kamara sedikit shock. Dia menyangka pelatih memanggilnya untuk di tim junior.

Kamara sebelumnya pernah menjadi anggota skuad timnas Australia dalam Piala Dunia U-17 yang digelar di Mexico awal tahun ini. Saat itu dia tampil tiga kali sebelum akhirnya Australia gagal di babak kedua.

Sebagai anak pengungsi, nasib Kamara memang terbilang bagus. Kamara yang terbang ke Australia bersama ibu, kakaknya (kini 21 tahun), dan adik perempuannya (kini 17 tahun) tidak sulit mendapatkan tempat di Negeri Kangguru ini karena talentanya yang memikat.

Bersama keluarganya, dia hidup di Salisbury South Australia. Seperti anak-anak lain, Kamara senang bermain sepakbola di taman di lingkungan rumahnya. Bakatnya pun tercium oleh South Australian Sports Institute dan kemudian jalannya semakin terbentang karena direkrut Australian Institute of Sport.

Semangat Kamara untuk menjadi pesepakbola profesional sempat surut, saat dia kehilangan ibunya, yang wafat karena sakit. Peristiwa itu terjadi saat dia baru kembali dari Piala Dunia U-17. Tapi garis nasib menginginkan guratan Kamara tetap bermain bola.

Kamara menemukan alasan bahwa mundur dari cita-citanya tidaklah tepat. Dia pun yakin bahwa ibunya lah yang telah mengantarnya ke dunia sepakbola, sehingga dia membayangkan sang ibu akan tersenyum di alam sana ketika melihatnya bermain.

“Saya punya dua pilihan. Berhenti bermain, dan hanya menginginkan ibu saya, atau berpikir ibu telah tiada tapi dia tetap melihat saya. Dia selalu senang melihat saya bermain bola, jadi apa pointnya kalau saya berhenti bermain. Dia lah yang membuat saya seperti sekarang ini,” lirihnya.
 

© Copyright Pesca United 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.